Sewu Gandrung Banyuwangi

gandrung sewu

Gandrung Sewu Banyuwangi

Istilah gandrung memang melekat dengan budaya Blambangan, Osing atau Blambangan.  Kekuatan budaya ini menjadi potensi wisata dan menarik wisatawan pergi ke Banyuwangi.  Tarian gandrung sudah banyak dikenal.  Gandrung, dalam bahasa Jawa bermakna senang, menyukai atau menyintai.

Sekitar jam 11.30, saya sudah berada di pantai Boom, tempat dimana festival gandrung  diselenggarakan.  Saat itu juga mulai berdatangan para penari gandrung, yang kebanyakan berusia sekolah SMP.   Pantai Boom kabarnya akan menjadi andalan lokasi wisata Banyuwangi, mungkin ingin menyerupai pantai Ancol, dimana memiliki wahana air dan fasilitas wisata lainnya.

Di lokasi festival sudah disiapkan area terbuka atau lapangan seluas sekitar 1 ha. Ini adalah tepat di bibir pantai, dengan latar belakang laut membiru Selat Bali, serta pulau Bali yang berjarak hanya kurang 1 km  dari pantai Boom.  Heran saja,.. lapangan kok begitu luas .. kalau hanya untuk menari.  Siang itu juga panas matahari sangat terik, terbayang betapa tidak nyaman suasananya.

Pada tarian ini tidak hanya menceritakan tentang tari saja, tetapi Gandrung yang ditarikan oleh 1000 peserta ini akan ada drama kolosalnya juga. Drama yang menceritakan tentang bagaimana sejarah sejarah di banyuwangi, Sejarah yang di ceritakan tidak hanya sejarah tentang melawan belanda ataupun jepang, melainkan tentang adat istiadatnya, keamekaragaman budayanya dan lain sebagainya

 

Baca Juga : Trip Banyuwangi, Keliling Banyuwangi

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *